“I love you…” kataku lembut waktu jalan-jalan di tengah kota.
“Kalau cinta makelove yuk, Indy Love.”
Ya ampuuuuuuuuuuuuuuuun, gak romantisnyaaaaaaaaaaaaaa.
“I love you…” kataku lembut waktu jalan-jalan di tengah kota.
“Kalau cinta makelove yuk, Indy Love.”
Ya ampuuuuuuuuuuuuuuuun, gak romantisnyaaaaaaaaaaaaaa.
“Indyyyy, gawat Love, salah satu butchy gebetan aku dulu waktu putus dengan kamu mau datang ke rumah. Katanya kantor dia sekarang dekat apartemen kita. Ini dia mau ketemu aku, kubilang aku lagi pergi tempat saudara hajatan sunat rasul biar dia gak datang.”
“Jadi semua gebetan kamu tau rumah kamu?“
“Eh, itu dululah Love…duluuuuuuuuuuuuuuuuuu, kamu belum lagi lahir.
Capek deh.
BBM Cinta Maly pagi-pagi…
“Oh Indy sayangku, cintaku takkan kering seperti tinta, apalagi kalau ditambah sesendok kopi dan semangkuk mi instan di makan sesudah keramas, pasti kamu tau semua itu, tinta, kopi dan gula, maggie mie akan kuberikan untukmu.”
Mati rasa aku mamiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.
“Indyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy, kenapa ya kalau kucium kulit kamu aku langsung salesma? (Baca: flu)”
Oh bagoooooooooooooooooooos. Trus kupunggungi dia.
Dulu kalau aku di rumah Maly…
Pagi-pagi di meja makan…
“Wow, teh mahaaal ( English Breakfast Tea)…”
“Eh Indy, minum aja nggak usah ngomel-ngomel, kamu pulang semua kuhitung, teh itu 3 ringgit, toast dengan peanut butter 5 ringgit.”
Nyesal kukomentariiiiiii.
Dulu…
“Ada cewek cantik loh Indy, dia makan kerupuk ikan, terus nggak malu cium-cium aku.”
Kerupuk yang ditangan pun langsung kusimpan balik.
Malaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssssssssssssssssssssssssss!!!
Rayuan Maly…
“Maly Sayang, ma kasih atas cinta kamu yang besar buat aku ya?”
“Ah itu aja belum cukup sayang, aku mau belikan kamu pulau? Pulau Bantal mau kan sayang?”
Capek dehhhhhhhhhhhhhhhh.
Dulu…
“Kemana sih nggak ada kabar sayang?”
“PING! PING! “
Setengah jam baru muncul BBM Maly
“Istri sayang… gerakkan jari aja aku ingat kamu.”
Gomballllllllllllllllllllll!!!
Dulu
Aku sebenarnya malas kalau Maly mandiin aku… dia jadi suka bilang begini…
“Indy, Indy yang bau pipisnya seperti aroma terapi…”
Benciiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii!!!!!!!!!!!!!!
Dulu…
Kalau kami ribut…
“Kemana sih nggak bbm aku…”
“Beli teh tarik di waruuung Indy sayang, aku kan…”
Udah-udah nggak usah disambung… Kalau serumah nggak kukasih pintu!!!!!!!!!!!!!!!