“Maly sayang, banyaknya yang follow twitter asliku…”
“Semuanya itu aku loh sayang, aku banyak pakai nama-nama itu untuk senangkan hati kamu.”
Nyesal kuceritakan.
“Maly sayang, banyaknya yang follow twitter asliku…”
“Semuanya itu aku loh sayang, aku banyak pakai nama-nama itu untuk senangkan hati kamu.”
Nyesal kuceritakan.
“Sayang hotelnya udah di-booking belum?
“Kan udah kubilang udah dapat cinta, kucarikan hotel yang hemat sedikit…”
“Hotel apa tuh sayang?”
“M Hotel…”
“Yang mana sih? Kog gak ada di daftar?”
“Mesjidlah!
Gubrax! Kamu aja tidur di mesjid!
BBM Maly…
“Malyyyyyyyyyyyyyyy, kog aku ditinggal tidur siiih, gak pamit huh…”
“Indyyyy sayang, aku kecapean susun barang-barang kamu, sepatu, baju, buku-buku kamu, celana dalam kamu, bra, banyak banget capek beneran aku, BBM-an sama penggemarku sebentar aja kog.”
Nah kaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan.
Di kamar kami…
“Indy sayang, coba kamu geser sedikit paha kamu, ya ke kanan, ya ya begitu… pose ini pasti paling laku dijual di internet.”
“Kupikir kamu mau rebahan di sampingku!!!”
Benciiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.
“Indy, perempuanku, aku sadar, pasti banyak cewek-cewek yang lebih hebat dari aku di luar sana. Tapi, biar kamu tau…aku sajalah yang lebih hebat dari semuanya, cuma aku yang tau kalau kamu cengeng, kamu suka gelas besar, kamu mau bagian tempat tidur yang lebar, kamu suka dimandikan, kamu pipisnya bau… kamu…”
Udah-udah.
BBM Maly…
“Loluv, kamu taukan aku sangat mencintai kamu?”
“Kamu salah BBM ya???”
“Hah, kitakan dari tadi ngobrol berdua, aku gak BBM orang lain kog…”
“Siapa Loluv???”
“Kamulah! Singkatan dari Love Luv…”
Ohhhh…kirain cewek mana.
“Indy, di dunia ini, kamulah yang paling aku cinta dan aku paling paliiiing sayang …Pertama itu Allah, ke-2 Mama, ke-3 anak-anak, ke-4 mobil aku, ke-5 gadgetku, ke-6, kamulah istriku…”
Iyalahhhhhhhhhhhhhh.
“Indy ada pulpen nggak, coba kamu bantu aku tuliskan.”
“Ada nih sayang, apa dong?
“Tuliskan, beras satu genggam, air, kapur sirih, beras rendam satu malam, dijemur, digiling…”
Nggak! Nggak mau, ini cara buat bedak kampung yang hemat itukaaaaaaaaaan. Kamu aja yang tulis…
“Kenapa ya sayang kamu selalunya memuji-muji kecantikanku, kerjaanku, tapi gak pernah puji gimana aku di tempat tidur.”
Iyalahhhhhhhhhhhh.
“Indyyyyyyyyyyyyyy, malunya aku, kamu kenal istriku yang bawel itu kaan, istri aku bilang dia nggak ada pulsa.”
Iya iya kuisiiiiiiiiiii.